Mahasiswa BKI Fakultas Dakwah Raih Juara Esai Nasional

Purwokerto Mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menyabet 2 kejuaraan sekaligus dalam esai nasional.

Ialah Adhitya Ridwan Budhi Prasetyo Nugroho mahasiswa semester 6 BKI raih juara 1 dalam ajang Guidance and Counseling Nation Competition (GCNC) 2021 tingkat yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa PPB Universitas Negeri Yogyakarta.

Lomba Esai yang bertema “Aktualisasi Keterampilan Konselor untuk Menunjang Layanan BK dalam Menghadapi Era Society 5.0” ini diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

Lomba ini dilaksanakan secara daring pada bulan Mei-Juni 2021 mulai dari proses pendaftaran, seleksi, hingga pengumuman.

Berhasil menjadi juara 1, Adhitya menuturkan lomba ini ia jadikan sebuah motivasi untuk belajar menulis.

“Karena dengan menulis dilatih kesebaran, ketelatenan, ketelitian, daya kritis seseorang dan ini penting bagi mahasiswa sebagai Agent of change di masa yang akan datang, Indonesia Emas 2045” ungkapnya, (7/7)

Sebelum itu, pada ajang lomba BK Glowing 2021 yang diadakan oleh Universitas Mulawarman Samarinda, Adhitya bersama rekannya Diah Ayu Harumbina berhasil merebut juara 1 pada lomba esai yang dilaksanakan pada bulan April hingga Mei 2021 secara daring.

Ajang BK Glowing 2021 tersebut yang mengusung tema ‘’Transformasi Konselor Muda di Era Milenial’’ dengan sub tema ‘’Transformasi Konselor Muda di Bidang Teknologi dan Multikultural’’. Esai yang mengantarkan Adhitya dan Diah sebagai juara ini berjudul  “TemanKeluarga.id: Sistem Kemitraan Keluarga dan Sekolah Berbasis Cyber Counseling sebagai solusi masalah anak di Era Milenial.”

Adhitya memilih judul tersebut karena ia melihat realitas saat ini kurang adanya edukasi keluarga terkait intervensi anak selama di rumah,” terangnya.

“Jadi ketika anak mengalami masalah, orang tua itu kurang bisa menangani. Nah maka dari itu saya menginovasikan adanya kemitraan keluarga dan sekolah dalam menangani permasalahan anak. Agar keluarga itu ada edukasi terkait intervensi yang diberikan orang tua kepada anaknya

Bagi Adhitya, ajang perlombaan seperti ini sebagai sarana untuk memberikan gagasan pemikiran, atau saling sharing gagasan satu sama lain antar universitas. Ia juga berpesan agar mahasiswa memiliki peran perubahan yang positif bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

Reporter : Lubna Laila

Leave a comment