Dakwah Kekinian : Menjawab Tantangan Dakwah Di Era Globalisasi

Sebagai upaya membakali mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dan Managemen Dakwah (MD) dalam menjawab berbagai tantangan dakwah di era global, Civitas Academica Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto mengadakan seminar nasional dengan mengangkat tema “Tantangan Dakwah di Era Globalisasi: Penguasaan Teknologi Informasi dan Sosial Enterpreneur”, bertempat di Auditorium Utama IAIN Purwokerto pada Rabu (12/04).  Dr. Nawawi, M. Hum selaku ketua panitia mendatangkan ketua jurusan Dakwah STAIN Kudus Dr. Mubasyaroh, M. Ag untuk menjadi Narasumber pada seminar yang ditujukan khusus bagi seluruh mahasiswa KPI dan MD ini.“Globalisasi memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan manusia dalam setiap aktifitasnya, termasuk didalamnya aktifitas berdakwah. Dimana kegiatan dakwah akan menemukan tantangan yang besar pada masa sekarang ini,” papar Ibu Mubasyaroh.

Mubasyaroh juga menjelaskan jika globalisasi yang identik dengan kemajuan teknologi dan informasi menuntut para penggiat dakwah (Dai) untuk bisa menguasai keduanya, sehingga kegiatan berdakwah akan memperoleh hasil sesuai dengan yang diharapkan. Disamping itu, mengingat kerasnya dunia di era global menuntut para dai untuk bisa berwirausaha sehingga dari sisi ekonomi para penggiat dakwah ini tidak  hanya menggantungkan kehidupannya dari kegiatan dakwah yang dilakukan.“Selain itu, globalisasi memberikan tantangan besar  terhadap para dai, karena dakwah yang dilakukan harus dapat menyesuaikan diri dengan kondisi global pada saat ini, sehingga dibutuhkan keterampilan serta strategi dakwah yang sesuai seperti dalam penggunaan teknologi media,” jelasnya.

Tantangan dakwah yang amat kompleks dewasa ini menurutnya dapat dilihat dari tiga sudut pandang. Sudut pandang pertama dari perspektif perilaku (behaviouristic perspective), karena salah satu tujuan dakwah adalah terjadinya perubahan perilaku pada masyarakat yang menjadi obyek dakwah kepada keadaan yang lebih baik. Meskipun tampaknya sikap dan perilaku masyarakat pada saat ini dipengaruhi oleh perkembangan dan kemajuan teknologi yang memberikan dampak positif maupun negatif.Yang kedua adalah tantangan dakwah dalam perspektif transmisi (transmisional perspective). Dakwah diartikan sebagai proses penyampain atau transmisi pesan ajaran islam  dari dai sebagai sumber dan mad’u sebagai penerima. Maka disinilah peran media sangat menentukan.Dan yang ketiga, tentangan dakwah dilihat dari proses interaksi. Masyarakat kita berinteraksi berbagai macam pihak yang belum tentu membawa pesan baik atau sebaliknya.Berikut beberapa tantangan dakwah saat ini adalah : Tantangan sosio ekonomi yang memeberi isyarat bahwa penduduk dunia sekarang berjumlah kurang lebih 6 miliyar, dimana 30% adalah muslim. Dan sebagian dari mereka adalah warga dari negara yang masih berkembang. Tantangan sain dan teknologi yang karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang, maka corak kehdupan akan terkurung dalam sistem kompleks dari  bussines science technology yang bertujuan menghasilkan produk lebih banyak dengan pekerja yang sedikit. Tantanagn etis religius, sebagai korban kehidupan dalam modernisasi matrealis maka konsekwensinya adalah terjadi pergeseran dari kemauan alami ke kemauan rasional. Sehingga dalam perubahan ini aspek emosional manusia mengalami erosi yang berlanjut pada pemiskinan spiritual.Sebagai generasi muda islam yang hidup pada era globalisasi dan mempunyai kewajiban berdakwah mahasiswa KPI dan MD harus mempersiapkan diri dan mencari bekal sebanyakbanyaknya agar dakwahnya dapat tetap berjalan efektif dan efisien. (KF)

Leave a Reply