Purwokerto –  Kempo IAIN Purwokerto kembali bawa pulang medali emas dalam rangka pertandingan bela diri se-Jawa Tengah, Minggu 11 Februari 2018.

Bpk. Jhoni Hari membuka acara kejuaraan tersebut selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Surakarta, Kejuaraan ini merupakan kegiatan rutin yang diikuti oleh 300 Kenshi (Anggota Kempo) yang terdiri dari beberapa kabupaten di Jawa Tengah, seperti ; Solo, Magelang, Banyumas, Tegal, Semarang, dan lain-lain.

Selain sebagai kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun, kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka memperingati hari Ulang Tahun kota solo yang ke 273 yang dilaksanakan di Pendapa Gede Balai Kota Surakarta (Solo).

Kontingen Dojo IAIN Purwokerto yang Berlaga di Surakarta

Dalam rute pertandingan ada 50 nomor peserta yang akan mengikuti pertandingan yang dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu dari segi usia, tingkat sabuk, dan berat badan. Dojo IAIN Purwokerto mendapatkan 3 medali emas dari kategori berat badan yaitu Randori kelas 48 kg, kategori tingkatan sabuk yaitu Embu beregu dewasa putri dan Embu berpasangan dewasa putri kyu 4/3. Sebagian peserta adalah mahasiswa Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto Awalinda Susanti (BKI) dan Vina Rahmatul Ummah (KPI)

Mereka yang berprestasi. Awalinda Susanti (BKI) paling kanan dan Vina Rahmatul Ummah (KPI) Paling Kiri

Persiapan yang dilakukan untuk pertandingan tersebut itu 3 bulan menuju pertandingan, dalam seminggu mereka bisa latihan 5 kali bahkan seminggu  sebelum pertandingan mereka berlatih 2 kali sehari namun terdapat  hambatan yang terjadi saat itu seperti bentroknya dengan acara rutin ujian kenaikan sabuk serta bentroknya jadwal kuliah dengan jadwal latihan yang membuat atlet-atlet Kempo tersebut sebisa mungkin membagi waktunya dengan baik.

Hasil latihan ini terbukti membawa hasil yang memuaskan. Awalinda Susanti yang turun di nomor Embu Berpasangan Dewasa Putri Kyu 4/3 berhasil menggondol emas. Linda, sapaan mahasiswa semester 4 Prodi BKI ini terlihat gembira memenangkan nomor tersebut. Buah latihan yang dilakukan di Dojo IAIN Purwokerto yang selama 4 bulan dilakukan dengan penuh semangat. Hasil ini adalah awal kesuksesan atas latihan keras yang kami lalui di Dojo. Harapan kami masih bisa memenangkan berbagai kejuaraan termasuk Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) VII tingkat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa dan Madura yang digelar di IAIN Purwokerto, Ujarnya usai menerima medali. Sebagai tuan rumah, kami memiliki beban berat untuk tampil lebih baik lagi.

Tidak hanya mendapat emas, mahasiswa Fakultas Dakwah yang tergabung di Dojo IAIN Purwokerto juga mendapatkan 1 perak untuk nomor Randori Perorangan Dewasa Putri Kelas 42 Kg atas nama Vina Rahmatul Ummah. Vina yang merupakan mahasiswa Prodi KPI semester 4 merasa gelar ini adalah awal kebangkitan Dojo IAIN Purwokerto di olahraga Kempo. Vina berharap dapat memperbaiki diri lewat latihan yang lebih intensif untuk menghadapi kejuaraan lainnya termasuk IPPBMM VII.

Selain itu, mereka berdua juga mengikuti nomor lain dan menghasilkan masing-masing 1 perunggu Randori Perorangan Dewasa Putri Kelas 51 Kg (Linda) dan Nomor Embu Beregu Dewasa Putri (Tim Beregu Putri). “Alhamdulillah kemarin kita mendapatkan 3 emas 8 perak dan 10 perunggu dari dojo IAIN Purwokerto itu termasuk sudah memenuhi target kita” tutur ketua umum dojo IAIN Purwokerto Ade Eka Pradana. Harapan yang diinginkan oleh ketua umum dojo IAIN Purwokerto tersebut atas terselenggarakannya kejuaraan itu bisa menambah semangat dan rutin dalam mengikuti latihan setiap minggunya. Kompetisi ini kami anggap sebagai pemanasan dan persiapan bagi seluruh tim, khususnya bagi mahasiswa yang terpilih mewakili IAIN Purwokerto dalam event selanjutnya di IPPBMM VII pada bulan April nanti.

Leave a Reply