Dirjen Haji dan Dekan Fakultas Dakwah Membahas Rancangan MoU Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah

Jakarta- Dekan Fakultas Dakwah dan Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama RI membahas Rancangan pelaksanaan nota kesepahaman tentang Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah, Selasa (05/12/2018) di Kantor Dirjen PHU Jakarta.

Pembahasan rancangan dilakukan langsung oleh Dirjen PHU Kemenag RI, Prof Dr Nizar Ali MA dan Dekan Fakultas Dakwah, Drs. Zaenal Abidin, M.Pd, didampingi Wadek III Fakultas Dakwah Dr. HM. Najib, M.Hum dan Kabag Fakultas Dakwah, Dr. Nurkholis, M.A.

Dirjen PHU Kemenag RI, Prof Dr Nizar Ali MA, mengatakan, MoU tersebut merupakan bagian dari upaya untuk merealisasikan Visi dan Misi Kementerian Agama, salah satunya terkait dengan mensukseskan penyelenggaraan Haji dan Umrah. Karena berdasarkan kajian Ditjen PHU Kemenag RI, masih banyak pembimbing ibadah haji dan umrah yang tidak memenuhi kualifikasi sebagai seorang pembimbing. Fakultas Dakwah menangkap peluang tersebut dan menindaklanjuti rencana sertifikasi pembimbing haji dan umroh. Bagi Zaenal, Fakultas Dakwah dianggap mampu karena memiliki Program Studi Manajemen Dakwah yang berkecimpung di Bidang Haji dan Umroh. Selain sebagai

Pertemuan ini menjadi sangat strategis dalam konteks memberikan wadah bagi Prodi MD dalam mempersiapkan lulusannya sebagai Pembimbing haji dan Umroh.

“Jamaah baik haji maupun umrah berasal dari berbagai kalangan, mulai yang tidak berpendidikan sampai kepada professor. Untuk itu bagi Fakultas Dakwah mempersiapkan lulusannya yang berkompeten dalam pembimbing ibadah haji dan umrah yang benar- benar profesional. Dan dengan adanya lembaga sertifikasi ini diharapkan nantinya lulusan Prodi MD punya lembaga sertifikasi sendiri,” ungkap Zaenal optimis dengan ini akan melahirkan pembimbing jamaah haji dan umrah dari Fakultas Dakwah.

Leave a Reply