Komunitas Mitra Remaja IAIN Purwokerto Ngaji ke Suryalaya

Tasikmalaya-Dalam rangka menambah dan memperdalam skill para anggotanya, Komunitas Mitra Remaja Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto melakukan studi banding ke Pondok Pesantren Suryalaya pada hari sabtu, 5 Maret 2016. Peserta studi banding sebanyak 30 orang dan diketuai oleh Kholil Lur Rochman, MSI. yang merupakan Pembina Komunitas Mitra Remaja sekaligus peneliti di Pondok Pesantren Suryalaya.

1

Tujuan Studi banding itu adalah untuk meningkatkan kualitas mahasiswa anggota Mitra Remaja di bidang konseling dengan memberikan gambaran tentang proses konseling yang ada disana. Fokus konseling adalah konseling rehabilitasi yang digunakan untuk terapi penyembuhan bagi korban narkoba. Penyembuhan dilakukan melalui tasawuf dan dzikir untuk mengembalikan kesadaran hidup mereka dan menanamkan nilai agama islam kepada mereka sebagai kodrat manusia.

4

Kunjungan pertama ke Pondok Pesantren Suryalaya. Di tempat ini, mahasiswa bertemu dengan perwakilan pondok pesantren, Ketua BEM Fakultas Dakwah, dan Wawan yang merupakan dosen di IAILM Suryalaya. Disini peserta berdiskusi tentang proses penyembuhan pasien narkoba yang datang mulai dari awal perawatan, kegiatan di pondok serta inabah sampai dengan penjemputan pasien oleh keluarga.  Kebanyakan pasien berasal dari luar jawa, baik Sumatra maupun Kalimantan. Lama proses penyembuhan masing-masing pasien tergantung dari keinginan si pasien untuk sembuh.

2

Kunjungan dilanjutkan ke inabah 27. Inabah adalah istilah yang berasal dari Bahasa Arab anaba-yunibu (mengembalikan) sehingga inabah berarti pengembalian atau pemulihan, maksudnya proses kembalinya seseorang dari jalan yang menjauhi Allah ke jalan yang mendekat ke Allah. Metode inabah baik secara teoretis maupun praktis didasarkan pada Al-Qur’an, hadits dan ijtihad para ulama, Metode ini mencakup :

Mandi.
Lemahnya kesadaran anak bina akibat mabuk, dapat dipulihkan dengan mandi dan wudlu. Mandi dan wudlu akan mensucikan tubuh dan jiwa sehingga siap untuk ‘kembali’ menghadap Allah Yang Maha Suci.
Sholat.
Anak bina yang telah di bersihkan atau disucikan melalui proses mandi dan wudlu, akan dituntun untuk melaksanakan sholat fardhu dan sunnah sesuai dengan metode inabah.

Talqin Dzikir.

Talqin dzikir adalah pembelajaran dzikir pada qalbu. Dzikir tidak cukup diajarkan dengan mulut untuk ditirukan dengan mulut pula, melainkan harus dipancarkan dari qalbu untuk dihunjamkan ke dalam qalbu yang di talqin.

Pembinaan.
Anak bina ditempatkan pada pondok inabah guna mengikuti program Inabah sepanjang 24 jam. Pembinaan mencakup mandi dan wudlu, shalat dan dzikir, serta ibadah lainnya.

 3

Inabah yang dipilih yaitu inabah 27, dari total 28 inabah yang beralamat di desa Sukamulya, Kabupaten Ciamis. Disini mahasiswa menjumpai praktek dzikir para penghuni inabah dan berdiskusi dengan salah satu pimpinan Inabah yaitu KH. Zaenal Saefulloh karsono, yang menerangkan proses penyembuhan di inabah lewat dzikir yang dilakukan setiap sholat fardhu dan sunnah. Diharapkan mahasiswa BKI bisa mendapatkan gambaran tentang jenis-jenis konseling yang ada di Indonesia.

Leave a Reply