Pengelola Jurnal Komunika IAIN Purwokerto Dukung Pendirian Perkumpulan Pengelola Jurnal Ilmu Dakwah

Pengelola Jurnal Ilmu Dakwah se-Indonesia, kini memiliki wadah berhimpun untuk mendorong kinerja pengelolaan jurnal yang lebih baik, yaitu Perkumpulan Pengelola Jurnal Ilmu Dakwah (PPJID). Tak kurang dari 50 peserta dengan antusias melakukan Focus Group Discussion untuk menyelesaikan masalah prngelolaan jurnalnya masing-masing yang diselenggarakan di Hotel Grand Tjokro Bandung selama 2 hari (27-28/06).

Para pengelola jurnal ini berasal dari perguruan tinggi Islam yang memiliki fakultas dakwah dan komunikasi, baik negeri atau swasta. Pengelola jurnal  Komunika, IAIN Purwokerto diwakili Warto turut mendukung acara tersebut dengan menghadirinya dari awal sampai akhir. Warto berharap perkumpulan ini akan membantu jurnal  Komunika, IAIN Purwokerto segera terakteditasi Sinta.

Komunika adalah jurnal ilmiah dengan fokus kajian pada teori komunikasi, komunikasi massa, komunikasi Islam, manajemen dakwah, pesan dakwah, media dakwah, metode dakwah, organisasi dakwah, penyiaran Islam, jurnalisme Islami, public relation, dakwah dan politik, pengembangan masyarakat Islam, konseling Islam. Komunika diterbitkan oleh Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto dengan nomor ISSN 1978-1261. Terbit pertama kali pada tahun 2007 dengan artikel terbaik baik dari dalam maupun dari luar kampus IAIN Purwokerto.

Mulai terbitan volume 11 nomor 1 tahun 2017, Komunika terbit juga dalam format elektronik dengan nomor ISSN (online) 2548-9496. Sejak perubahan struktur tim redaksi pada awal tahun 2016, Komunika melakukan banyak pembenahan terkait dengan edisi online. Beberapa pembenahan yang dilakukan diantaranya melakukan digitalisasi artikel edisi lama yang kemudian diupload sebagai back issue, sehingga seluruh artikel sudah dapat diakses secara online mulai dari volume 1 nomor 1 tahun 2007 hingga volume terbaru. Kebijakan lain adalah melakukan pengindeksan ke berbagai pengindeks nasional maupun internasional, salah satunya ke DOAJ. Terindeks di DOAJ sejak 31 Juli 2017 dengan green tick.

Selain mendeklarasikan diri sebagai perkumpulan pengelola jurnal ilmu Dakwah, sebelumnya mereka juga mendapatkan pencerahan tentang proses dan tahapan akreditasi serta standard jurnal yang akan diakreditasi. Pembicara berasal dari Kasubdit Jurnal Ilmiah Kemristekdikti dan asesor jurnal nasional.

Perkumpulan ini menunjuk secara aklamasi Dr. Uwes Fatoni, M.Ag. pengelola jurnal Ilmu Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang telah terakreditasi Sinta 2, sebagai ketua asosiasi.

Dalam kata sambutannya, Dr. Aep Kusnawan, M.Ag mewakili Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung menyatakan harapanmya yang besar dengan deklarasi tersebut karena momentum sejarah, seperti kelahiran APDI (Asosiasi Profesi Dakwah Indonesia) dan PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) terjadi di Bandung, sehingga kelahiran Perkumpulan Pengelola Jurnal Ilmu Dakwah juga dapat menjadi momentum sejarah bagi kelahiran organisasi profesional

Sedangkan Dr. Soiman, dalam kata sambutannya sebagai Ketua Asosiasi Profesi Dakwah Indonesia (APDI) mengungkapkan bahwa perkumpulan ini bisa mengangkat harkat dan martabat fakultas dakwah dan komunikasi yang dipandang sebelah mata. Sehingga dirinya sangat mendukung kegiatan ini.

“Hari ini, keberadaan fakultas dakwah ini masih dipandang sebelah mata, dengan kegiatan ini saya berharap dapat mengangkat harkat dan martabat fakultas dakwah. Apalagi mengangkatnya ke dalam forum ilmiah,”ujar Soimun.

Oleh karena itu, menurutnya, dengan adanya perkumpulan ini mudah-mudahan bisa mendorong agar jurnal-jurnal di lingkungan fakultas dakwah terakreditas. “Jika sudah terakreditasi kan bisa mengangkat fakultasnya,”harapnya.

Uwes Fatoni, selaku ketua PPJID terpilih langsung mendata jurnal-jurnal ilmu dakwah yang akan diakreditasi. Ia berharap perkumpulan pengelola jurnal ini dapat membantu agar mempercepat akreditasi jurnal ilmu dakwah seluruh Indonesia.***[]

Leave a Reply