STAI Brebes Studi banding Akreditasi Prodi BKI

Purwokerto, 24 Februari 2017, Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Negeri Islam (IAIN) Purwokerto menerima kunjungan studi banding dari Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) dan Hukum Ekonomi Syariah (HES) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Brebes dalam rangka peningkatan akreditasi Program studi. Kegiatan yang ini berlangsung di dua tempat, yaitu fakultas Syariah dan Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto.

Studi Banding Jurusan BKI STAI Brebes Ke Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan di Fakultas Dakwah

Studi Banding Jurusan BKI STAI Brebes Ke Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan di Fakultas Dakwah

Kunjungan tersebut berlangsung selama 1 (satu) hari, dengan jadwal pada pagi hari mulai pukul 09:00 – 12:00 WIB berkunjung ke Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES). Sementara pada siang harinya mulai pukul 13:00 – 16:00 WIB berkunjung ke Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) yang sebelumnya bernama Bimbingan dan Konseling Islam (BKI).Tujuan dari kunjungan tersebut adalah belajar bagaimana kedua program studi tersebut menyiapkan semua fasilitas guna pengajuan akreditasi Program studi mereka.

Rombongan STAI Brebes yang dipimpin oleh H. Nasir, M.Pd selaku Ketua Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam diterima di ruangan Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan oleh Nur Azizah, M.Si., selaku sekretaris Jurusan didampingi oleh Kholil Lur Rochman, M.S.I. selaku Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Purwokerto. Pada kesempatan tersebut, Nasir membuka diskusi tentang langkah akreditasi bagi prodinya. Beliau mencoba menimba ilmu pada BPI IAIN Purwokerto karena dianggap lebih matang dan sudah meluluskan banyak mahasiswanya. Azizah menuturkan step by step proses akreditasi tahun 2015 lalu di mana kunci keberhasilan akreditasi adalah kerja sama antar komponen.

Pendampingan Oleh Pusat Audit dan Pengendalian Mutu LPM IAIN Purwokerto

Pendampingan Oleh Pusat Audit dan Pengendalian Mutu LPM IAIN Purwokerto

Pada kesempatan itu, Kholil yang mendampingi Akreditasi BKI tahun 2015 dan berhasil memperoleh nilai A bagi Prodi BKI kala itu memaparkan panjang lebar mengenai proses dan langkah-langkah dalam menyusun Borang Akreditasi hingga proses penilaian Akreditasi oleh tim Asesor BANPT. “Langkah pertama yang harus dikerjakan adalah pembentukan tim akreditasi dilanjutkan dengan mensosialisasikan struktur kepanitiaan ke semua unit kerja sekaligus dilakukan penataan dokumen secara lengkap dan mantap. Seluruh tim harus memiliki prinsip yang sama yaitu mencari data pendukung akreditasi dari standar 1-7 yang dibutuhkan sehingga dapat memberikan kemudahan untuk dapat mengakses segala sesuatu yang dibutuhkan pada saat visitasi nantinya” urai Kholil.

Lebih lanjut dijelaskan pula tentang pelaksanaan koordinasi sinkronisasi integrasi dan komunikasi dalam memberdayakan potensi tim. Penyiapan orang akreditasi merupakan tanggung jawab bersama untuk membangun sistem dan rasa memiliki (sense of belonging). Membangun komitmen akreditasi bukanlah tujuan semata melainkan suatu kebutuhan untuk meningkatkan mutu secara berkelanjutan serta investasi untuk masa depan Prodi dan mahasiswa yang lebih baik. Dalam waktu dekat, diharapkan Kholil bisa memberikan keterangan lebih dalam tentang proses akreditasi Prodi dan pemahaman pentingnya akreditasi Prodi kepada seluruh tim akreditasi di Brebes.

Tour di Laboratorium Fakultas Dakwah

Tour di Laboratorium Fakultas Dakwah

Setelah selesai berbincang, acara dilanjutkan dengan Tour ke laboratorium Fakultas Dakwah yang didampingi langsung oleh Kholil. Tour ini juga dimaksudkan dapat memberikan gambaran rancangan Laboratorium di STAI Brebes sebagai wadah dalam meningkatkan kompetensi mahasiswanya. Dalam sesi Tour laboratorium ini, mereka berkumpul di Ruang Mitra Remaja Fakultas Dakwah dan mempelajari fasilitas yang ada seperti bentuk ruangan, serta perangkat psikologi yang digunakan di sana.

Perwakilan STAI Brebes merasa bangga dan berterima kasih banyak atas arahan dan saran yang telah diberikan Kholil dan Nur Azizah. Semoga dengan studi banding dan kegiatan mampu terinspirasi untuk bekerja lebih keras lagi dalam meningkatkan peringkat akreditasinya.

Leave a Reply